Sabtu, 01 Juni 2013

kamu baik-baik saja kan?

"kamu baik-baik saja kan sekarang?"

    Berkali kali kalimat itu ku ketik dan kuhapus kembali, tak akan pernah kubiarkan tombol enter mengirimkan pesan itu untukmu. Sebenarnya aku ingin menanyakan itu langsung padamu, duduk berhadap hadapan sambil memesan Mc flurry choco dan kentang mungkin. Rasanya 160 karakter tidak cukup untuk menanyakan semua rasa penasaran ku. Tapi menuliskannya di atas tuts tuts keyboard kurasa sudah cukup, paling tidak tak ada 160 karakter yang menjadi pembatas. Sebelumnya maaf, aku telah melanggar janjiku untuk tidak menuliskan tentang mu...

   Kamu, baik-baik saja kan sekarang? Mungkin kalau aku boleh menebak, kamu kecewa kan? Aku paham betul, rasa kecewa tak akan terobati dengan hanya mendengar nasehat atau kata kata bijak sekalipun. Dirimu sendirilah yang dapat menyembuhkan rasa kecewa itu. Aku hanya bisa membantumu dengan bernegoisasi kepada-NYA agar kamu mendapatkan yang terbaik berdasarkan versi-NYA.

 Maaf, cuma itu yang dapat kulakukan, karena aku tahu kapasitasku sebagai teman. Aku tak mau wanitamu bernggapan ada wanita lain yang mengambil peran nya. Aku yakin, dia menjalankan perannya dengan baik, menemanimu, mendengarkan cerita-cerita mu, guyonan mu, berusaha menjadi penyemangat yang baik, your happiness maker .Dia tau apa yang seharusnya ia lakukan. Tak ada satu wanitapun yang menginginkan wanita lain membicarakan tentang pasangannya, memikirkan pasangannya, memperhatikan pasangannya, menemani pasangannya, bahkan menuliskan sesuatu tentang pasangannya. Ah, seharusnya aku meminta maaf juga ke wanitamu, jika kamu membaca ini sampaikan permintaan maafku untuknya yah, bilang saja aku ini hanya salah satu penggemarmu.

    Kamu tau, berapa hari aku menahan untuk menuliskan semua ini? dan berapa lama tulisan ini tertahan di tab draf? ah sudahlah itu tak terlalu penting, yang terpenting bagiku, kamu baik baik saja kan? kamu baik baik saja kan? sengaja ku ulang, berharap aku mendapatkan jawaban yang melegakan.




 jika kamu sempat membaca ini, akan aku buat ini semua menjadi singkat. Aku mengkhawatirkan mu..

    

   


   

    






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

another stories

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...